🦪 Penyebab Beberapa Jenis Hewan Dilindungi Oleh Pemerintah Adalah
Salahsatu penyebab beberapa jenis hewan dilindungi oleh pemerintah karena .. Berdasarkan gambar berikut menunjukkan formasi atau pola berapa dalam permainan bola voli? Perhatikan rantai makanann berikut!1) Rumput → rusa → harimau 2) Padi → tikus → ular → burung elang 3) Tanaman tomat → ulat → ayam → ular 4) Fitoplankton →
Salahsatu penyebab beberapa jenis hewan dilindungi oleh pemerintah karena? Harganya murah; Harganya mahal; Jumlahnya yang langka; Membahayakan manusia; Semua jawaban benar; Jawaban: C. Jumlahnya yang langka. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu penyebab beberapa jenis hewan dilindungi oleh pemerintah karena jumlahnya yang langka.
Banyakmasyarakat yang tidak tahu jenis satwa apa saja yang dilindungi oleh pemerintah. Yang harus mendapatkan edukasi dan sosialisasi ini adalah masyarakat yang tinggal di pesisir laut dan juga yang ada di sekitar hutan untuk tidak membunuh atau memburu satwa langka yang dilindungi tersebut. 2. Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan
HarimauSumatera ini merupakan salah satu hewan langka yang sangat dilindungi oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan keberadaannya yang sangat memprihatinkan dengan jumlah yang hanya tersisa 500 an ekor saja. Salah satu penyebab dari langkanya hewan ini adalah penebangan hutan yang dilakukan secara liar dan sembarangan serta perburuan liar
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, salah satu penyebab beberapa jenis hewan dilindungi oleh pemerintah karena jumlahnya yang langka. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Kupu-kupu, nyamuk dan bangau adalah contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan
Pilihanjawaban yang benar adalah D. Jenis hewan yang dilindungi di Indonesia ditetapkan berdasarkan beberapa faktor yaitu populasinya yang semakin menurun, sebaran terbatas (endemik), kerusakan habitat, eksploitasi atau pola reproduksi yang rendah.
Saatini sudah ada beberapa jenis flora dan fauna baik di dunia maupun di Indonesia yang sudah ditetapkan punah. Punahnya flora dan fauna tersebut dipatenkan setelah sudah tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan dari mereka. Apa saja yang bisa menyebabkan punahnya flora dan fauna?. Berikut adalah penjelasannya dari penyebab flora dan fauna punah : 1.
VNeLS9. Hewan Langka di Idonesia – Indonesia dimata dunia dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang menakjubkan, namun bukan hanya itu saja kekayaan negeri ini. Indonesia pun dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan fauna yang begitu beragam, termasuk banyak juga fauna langka yang hanya terdapat di Indonesia. Namun bukannya menjaga fauna yang langka itu agar tetap ada, ada sebagian orang yang tidak bertanggung jawab malah memburunya untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia akhirnya mengeluarkan undang-undang yang mengatur tentang hewan langka yang dilindungi di Indonesia. Lalu apa saja hewan langka yang dilindungi tersebut? Berikut 10 hewan langka yang dilindungi di Indonesia. Orang Utan Pongo pygemus Orang Utan adalah hewan langka yang satu ini mirip seperti kera, namum mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan dengan jenis kera lain. Makanan utama dan kesukaannya yaitu buah-buahan. Di Indonesia, hewan ini tersebar di dataran rendah juga hutan tropis yang terdapat di pulau Kalimantan. Badak Bercula Satu Rhinoceras sundaicus Badak Bercula satu ini merupakan salah satu hewan yang langka di Indonesia, hanya sekitar 50an ekor saja hewan ini yang masih hidup, dan dapat ditemukan di hutan Ujung Kulon. Hewan ini merupakan jenis hewan herbivora alias pemakan daun-daunan. Badak Bercula Dua Dicerorhinus sumatrensis Hampir mirip bentuk badannya dengan badak bercula satu, hanya saja yang membedakannya ada dicula dibagian depannya yang berjumlah dua. Hewan ini hanya bisa ditemukan didaerah Sumatera. Musang Congkok Prionodon linsang Hewan langka yang satu ini beratnya mencapai 5 kg dan mempunyai panjang tubuh sekitar 71cm, dapat ditemukan di wilayah Aceh dan pegunungan Sumatera Barat. Hewan ini cukup gesit untuk memanjat pohon, sedang makanan kesukaannya adalah mamalaia kecil dan beberapa jenis serangga. Singapuar Tarsius bancanus Indonesia harusnya cukup bangga karena memiliki Singapuar yang dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Hewan langka yang satu ini hanya mempunyai berat tubuh sekitar 80-140 gram dan memiliki panjang tubuh sekitar 12-15 cm, hal ini menjadikan Singapuar cukup layak disebut sebagai primata terkecil di dunia. Hewan ini mempunyai sepasang mata yang lumayan besar yang ukurannya melebihi volume otaknya sendiri, dan ternyata matanya itu hanya bisa digunakan pada malam hari, sekilas mirip seperti burung hantu. Habitat asli Singapuar terdapat di kepulauan kalimantan, kepualauan Riau, dan kepulauan Sumatera bagian selatan serta tenggara. Ikan Belida Notopetrus chitala Dengan berat tubuh dapat mencapai 1 kg dan panjang tubuh mencapai 87,5 cm, cukup besar memang untuk ukuran air tawar. Bentuk tubuh ikan ini seperti pisau, sedang makanan kesukaannya yaitu ikan-ikan kecil serta udang. Habitat asli dari ikan ini adalah di perairan wilayah air tawar di wilayah Jawan dan Kalimantan. Harimau Sumatra Pantheras tigris sumatra Jenis harimau Sumatera ini merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh pemerintah, keberadaannya kini sungguh memprihatinkan karena jumlah semua Harimau Sumatera hanya tinggal 500an ekor saja. Penebangan hutan yang sembarangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya hewan yang satu ini. Sesuai namanya, hewan ini hanya terdapat di daerah Sumatera. Anoa Bubalus depressicornis Jika diperhatikan, hewan yang satu ini mirip sebuah kambing dengan ukuran yang besar, namun yang membedakan dengan kambing selain ukuran tubuhnya yang besar yaitu adanya tanduk runcing dikepalanya yang panjangnya mencapai 30cm. Anoa termasuk mamalia yang mempunyai kuku genap. Sulawesi merupakan habitat asli hewan ini. Burung Elang Jawa Spizaetus bartelsi Burung Elang ini mempunyai bentuk yang sangat gagah, namun sangat disayangkan populasinya kini tinggal 250 ekor saja. Keberadaannya hampir tersebar merata di sekitar hutan di pulau Jawa seperti gunung Anjasmoro, gunung Kawi, gunung Salak, gunung Slamet dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain di gunung-gunung, hewan ini juga terdapat dibeberapa taman nasional yang ada di Jawa seperti Taman nasional Gunung Gede Pangrango serta Taman Nasional Muara Betiri. BACA JUGA 70 Gambar Burung dari Berbagai Negara, Termasuk Indonesia Komodo Komodo merupakan hewan yang sangat langka karena jumlahnya yang sedikit, hanya terdapat di Indonesia yaitu tepatnya di pulau komodo. Hewan ini juga termasuk spesies kadal paling besar di dunia yang rata-rata memiliki panjang 2-3 meter dan berat bisa mencapai 100 kg. Di alam bebas, habitat komodo telah mengalami penyusutan dan terancam punah karena aktifitas manusia. Oleh sebab itu, maka IUCN International Union fot the Conversation of Nature memasukkan komodo termasuk sebagai hewan yang langka. Hewan ini pun termasuk salah satu hewan langka yang dilindungi pemerintah Indonesia.
Foto Titan Arum atau bunga bangkai. Dokumentasi IUCN Red List Awal tahun ini, pemerintah baru saja mengeluarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Pengarusutamaan Keanekaragaman Hayati. Ini artinya dalam menjalankan roda pembangunan, selain berupaya menemukan potensi serta mengembangkannya supaya menjadi devisa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga dalam kaitan pembangunan dan pengembangan suatu wilayah harus mempertimbangkan faktor keanekaragaman hayati, baik aspek pelestrian maupun pemanfaatan. Indonesia telah meratifikasi beberapa konvensi internasional terkait keanekaragaman hayati, perubahan iklim dan lainnya. Ini artinya, bahkan Indonesia telah berkomitmen pada penduduk dunia untuk aktif menjaga keanekaragaman hayati dan juga mengurangi dampak perubahan satu upaya atau langkah awal untuk mencegah kepunahan suatu jenis kehati adalah dengan mengetahui status keterancaman suatu jenis kehati. Cara untuk mengetahui atau menilai suatu jenis itu dikategorikan sebagai jenis yang berisiko mengalami kepunahan adalah dengan melakukan serangkaian analisis terhadap aspek biologi, ekologi dan mengenai proses penilaian ini bisa dilakukan dengan menggunakan dokumen yang telah disusun oleh sebuah organisasi konservasi internasional, yaitu International Union for Conservation of Nature IUCN yang telah berdiri sejak tahun 1964. Dokumen ini telah diterima sebagai dokumen utama dan mungkin satu-satunya yang digunakan untuk menilai risiko kepunahan suatu jenis kehati baik flora, fauna maupun saja, setiap negara tidak harus menggunakan dokumen ini untuk diadopsi. Namun dari pengalaman saya dan beberapa kolega peneliti Indonesia mencoba untuk mengembangkan panduan semacam ini untuk tumbuhan di Indonesia, ternyata memang tidak analisis yang harus dilakukan untuk menilai status keterancaman suatu jenis kehati antara lain mengetahui sebarannya, berapa lama kisaran hidupnya, usia berapa mulai bereproduksi, dan yang terpenting adalah apa saja ancaman yang dihadapi jenis tersebut baik di masa lalu, saat ini dan proyeksi ancaman di masa rumit, namun data-data ini bisa diperoleh dari berbagai sumber baik itu pengamatan langsung berupa studi populasi, data-data perdagangan, dan referensi lainnya yang tentunya secara ilmiah bisa dipertanggung jawabkan. Seluruh proses penilaian/assessment ini dilakukan oleh para relawan, yang sebagian besar adalah peneliti, yang tergabung dalam IUCN Species Specialist dari seluruh proses ini adalah 'status konservasi' suatu jenis kehati'. Status konservasi ini akan diperbarui berdasarkan hasil penelitian secara reguler, idealnya setiap lima tahun sekali. Menurut data terbaru mereka pada saat tulisan ini dibuat, saat ini ada lebih dari jenis dalam daftar merah IUCN di mana lebih dari jenis kehati yang terancam punah, termasuk di dalamnya 41% amfibi, 37% hiu dan pari, 36% terumbu karang, 27% mamalia, 13% jumlah itu, sekitar jenis kehati Indonesia sudah dinilai status konservasinya, dan di antaranya berisiko terancam punah, termasuk jenis tumbuhan. Data ini akan diperbarui setiap saat. Tentunya jumlah ini masih jauh mencerminkan dari jumlah total kekayaan kehati Indonesia, dan perlu upaya serius untuk melakukan proses penilaian status kehati apakah status konservasi ini bisa diterapkan secara menyeluruh untuk setiap negara? Bisa iya dan bisa tidak, karena status konservasi tersebut sifatnya 'global' karena penilaian ini adalah untuk seluruh dunia. Artinya bila suatu jenis tumbuhan/hewan yang memiliki sebaran di luas di dunia memiliki status 'terancam punah', belum tentu jenis tersebut 'terancam punah' di suatu negara, dan apabila jenis yang dinilai adalah jenis endemik maka status konservasi global bisa langsung diadopsi untuk tingkat nasional. Idealnya setiap negara memiliki daftar merah sendiri, baik untuk suatu kelompok hewan atau tumbuhan tertentu bahkan untuk kawasan karena panduan yang dibuat oleh IUCN ini memungkinan dibuatnya penilaian status kehati untuk tingkat regional dan nasional, contoh yang telah dibuat oleh Brasil dan Afrika sendiri sebenarnya sudah memiliki satu buku daftar merah untuk 50 jenis kayu komersial, dan juga perwakilan otoritas penilaian red list untuk tumbuhan. Pada tahun ini juga telah dibentuk Indonesian Species Specialist Group di bawah payung IUCN Species Specialist Group yang salah satu kegiatannya akan berfokus pada penilaian status konservasi jenis kehati Merah ini sangat penting tidak hanya untuk membantu mengidentifikasi spesies-spesies yang membutuhkan upaya pemulihan yang ditargetkan, tetapi juga untuk memfokuskan agenda konservasi dengan mengidentifikasi situs dan habitat utama yang perlu negara yang sudah mengadopsi ini adalah Afrika Selatan. Selain itu daftar merah tersebut tidak saja menjadi rujukan untuk kebijakan dan langkah-langkah konservasi melainkan juga terkait dengan suatu jenis kehati sudah masuk kategori daftar merah dan menjadi komoditas perdagangan di pasar Internasional, maka perdagangannya diatur oleh sebuah konvensi internasional lainnya yaitu CITES The Convention on International Trade Endangered Species.Regulasi yang ada di CITES mengatur berdasarkan permintaan pasar internasional juga tentunya bahwa semua produk/komoditas yang berasal dari flora/fauna yang terancam punah harus dipastikan 'aman' dalam artian tidak mengancam kelangsungan hidup suatu jenis kehati di habitat/tempat asal kita ketahui bersama sebagai negara yang dikaruniai Tuhan kekayaan alam yang begitu berlimpah ini, warga Indonesia memiliki hak untuk memanfaatkannya antara lain dengan menjual komoditas kehati ini di pasar Internasional. Komoditas perdagangan dari kehati ini telah berkontribusi menggerakkan ekonomi dari tingkat tapak masyarakat hingga industri yang bisa kita petik dari informasi ini? Dengan memahami eksistensi suatu jenis kehati berikut dengan status konservasinya, diharapkan agar kita menjadi peduli bahwa ada makhluk ciptaan Tuhan lain yang juga berhak atas kehidupannya di sebagian relung ekosistem planet penyelenggara roda pembangunan dan juga pengambil kebijakan strategis mulai memahami isu-isu dasar terkait kehati, penting bagi pemerintah dan para pengampu kebijakan beserta jajarannya untuk lebih memahami berbagai konvensi internasional dan regulasi yang terkait, termasuk red list atau daftar memahami hal tersebut, kita tidak saja bisa menjaga dan melindungi suatu jenis dari kepunahan melainkan juga menjaga siklus ekonomi yang sehat sehingga roda pembangunan terus berjalan dalam kesatuan ekosistem dan ekonomi berkelanjutan. miq/miq
Walaupun Indonesia memiliki satwa yang beragam, beberapa dilindungi karena terancam punah. Ini dia daftar hewan-hewan yang dilindungi di Indonesia. Indonesia dikenal sebagai negara dengan koleksi fauna yang sangat beraneka ragam. Namun sangat disayangkan, terdapat ratusan hewan langka yang dilindungi di Indonesia. Terancam punahnya hewan- hewan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti rusaknya habitat hewan, perubahan iklim yang ekstrim, sampai terjadi perburuan liar yang dilakukan oleh manusia. Hewan Langka yang Dilindungi di Indonesia Ingin mengetahui hewan apa saja yang dilindungi di Indonesia? Simak uraiannya berikut ini. 1. Harimau Sumatera Sumber gambar Wikipedia Harimau Sumatera merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Beberapa penyebab hewan ini menjadi langka adalah penebangan hutan yang sembarangan, dan perburuan liar. BACA JUGA Daur Hidup Nyamuk Lengkap dengan Gambar & Penjelasannya 2. Komodo Sumber gambar Daily Hive Komodo merupakan hewan yang dilindungi karena populasinya memang sedikit. Komodo hanya dapat ditemukan di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo. Namun, hewan ini juga mulai menjadi langka karena ulah beberapa oknum. Habitat komodo semakin menyusut dan hampir punah. Untuk itu, hewan ini termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi. 3. Badak Bercula Satu Sumber gambar medium Badak bercula satu hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa, tepatnya di wilayah Ujung Kulon. Hewan ini masuk ke daftar hewan yang dilindungi di Indonesia karena jumlahnya yang hanya tersisa 50 ekor saja. 4. Dugong Sumber gambar World WIldlife Fund Dugong atau ikan duyung merupakan mamalia air yang hidup di perairan indopasifik. Dugong merupakan salah satu hewan yang dilindungi karena populasinya yang hampir punah. Dugong banyak diburu untuk diambil daging dan minyaknya. Selain itu, terjadinya perubahan iklim ekstrem membuat sulit untuk mereka tetap bertahan hidup di habitat aslinya. 5. Burung Cendrawasih Sumber gambar Good News from Indonesia Burung yang memiliki sebutan Bird of Paradise ini, merupakan spesies yang hanya bisa ditemui di pulau Papua. Berkat bentuknya yang unik dan cantik, burung ini sering diburu untuk dijadikan hewan peliharaan atau cinderamata. 6. Penyu Sumber gambar Yayasan Penyu Indonesia Penyu di Indonesia sekarang terancam punah dan semakin sulit ditemui di laut. Penyebab dari langkanya satwa air ini karena banyaknya pemangsa yang mengincar tukik atau anak penyu dan perburuan telur penyu yang membuat populasi penyu semakin lama semakin berkurang. BACA JUGA Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan & Penjelasannya 7. Tarsius Tersier Sumber gambar Guru Geografi Hewan mirip koala yang mungil dan lucu ini terdapat di Pulau Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Namun sayangnya, Tarsius Tarsier saat ini populasinya sudah semakin berkurang, akibat dari pembalakan liar yang dilakukan secara terus-menerus. Oleh karena itu, satwa ini menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia dan patut dilindungi. 8. Elang Flores Sumber gambar burungnya Elang yang hanya bisa ditemukan di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur ini masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia. Elang Flores merupakan burung yang dilindungi karena sekarang populasinya hanya tersisa kurang dari 250 ekor. 9. Orangutan Sumber gambar The Conversation Tidak hanya di Indonesia, orang utan merupakan hewan yang terancam punah dan dilindungi. Pembukaan lahan paksa, yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab merupakan salah satu faktor terus menurunnya populasi orangutan karena habitatnya berkurang. 10. Anoa Sumber gambar Wikipedia Anoa merupakan mamalia yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Hingga saat ini, Diperkirakan hanya terdapat sekitar ekor Anoa. Maka dari itu, tidak heran apabila hewan ini, masuk ke dalam kategori hewan langka yang dilindungi. BACA JUGA Daur Hidup Katak dan Penjelasannya Daftar Lengkap Hewan Langka yang dilindungi Selain 10 hewan di atas, terdapat ratusan hewan lainnya yang dilindungi di Indonesia. Ini dia daftarnya Mamalia Balaenopteridae Kelompok paus balinPaus tombakPaus minke antartikaPaus seiPaus edeniPaus biruPaus omuraPaus bongkok Bovidae Vertebrata berkuku terbelahBantengAnoa dataran rendahAnoa gunungKambing hutan Sumatera Canidae Keluarga biologis karnivora mirip anjingAnjing ajag Cercopithecidae Kelompok monyet lamaMonyet darreMonyet yakiMonyet digoBeruk mentawaiMonyet botiBekantanLutung suriliLutung jiranganLutung simpaiKekahLutung jojaLutung merahLutung kedihLutung simakobuLutung budengLutung kelabu Cervidae RusaRusa baweanKijang muncakKijang kuningRusa timorRusa sambar Delphinidae Lumba-lumba SamuderaLumba lumba moncong panjangPaus pemangsa kerdilPaus pilot bersirip pendekLumba-lumba rissoLumba-lumba fraserPesut mahakamPaus pembunuh, paus seguniPaus kepala melonPaus pemangsa palsuLumba-lumba bongkokLumba-lumba totolLumba-lumba garisLumba-lumba moncong panjangLumba-lumba gigi kasarLumba-lumba hidung botol indopasifikLumba-lumba hidung botol Dugongidae DugongDuyung Elephantidae Gajah dan mammothGajah Asia Felidae Keluarga kucingKucing merahKucing emasMacan dahanHarimau tutul/ macan tutulHarimau SumateraKucing batuKucing kuwukKucing tandangKucing bakau Hominidae Kera besarMawas Sumatera/ orangutan SumateraMawas Kalimantan/ orangutan KalimantanMawas Tapanuli/ orangutan Tapanuli Hylobatidae OwaOwa ungkoOwa jenggot putihOwa bilauOwa serudungOwa JawaOwa kalawatOwa siamang Hystricidae LandakLandak Jawa Leporidae Keluarga kelinciKelinci Sumatera Lorisidae Keluarga primata kukangKukangKukang JawaKukang Kalimantan Macropodidae Keluarga marsupilaKangguru pohon ndomeaKangguru pohon hiasKangguru pohon wakeraKangguru pohon mbaisoKangguru pohon nemenaPelandu nuginiPelandu aruPelandu merah Manidae Trenggiling Trenggiling Mustelidae Keluarga mamalia karnivora, termasuk musang, berang-berang, martens, cerpelai, dan serigalaSigung SumateraBerang-berang pantaiBerang-berang gunungBerang-berang wregulKuskus talaudKuskus gebeKuskus gunungKuskus guannalKuskus selatanKuskus matabiruKuskus obiKuskus yabenKuskus siku putihKuskus pontaiKuskus scham-schamKuskus bohaiKuskus tembungKuskus peleng Phocoenidae Kelompok mamalia lautLumba-lumba hitam tak bersirip/li> Physeteridae Paus lodan kecil jaubaPaus lodan kecilPaus sperma Prionodontidae Lingsang AsiaMusang lingsang Pteropodidae Keluarga kelelawarCodot talaudCodot gigi kecilKalong talaud Rhinocerotidae Keluarga BadakBadak SumateraBadak Jawa Sciuridae TupaiCukbo ekor merahBokol borneo Suidae Keluarga babiBabirusa tualangio TachyglossidaeNokdiak moncong pendekNokdiak moncong panjang Tapiridae TapirTapir tenuk Tarsiidae TarsiusKrabuku ingkatKrabuku dianaTarsius lariangKrabuku pelengKrabuku kecilKrabuku sangiheKrabuku tangkasiTarsius siau TragulidaePelanduk kancilKancil kecilPelanduk napu Ursidae BeruangBeruang madu Viverridae Keluarga beberapa mamalia berukuran kecil hingga sedangBinturongMusang airMusang Sulawesi Ziphiidae Paus berparuhPaus hidung botolPaus paruh blainvillePaus paruh bergigi ginkgoPaus paruh angsa Burung Accipitridae Keluarga burung kecil hingga besar dengan paruh yang sangat bengkokElang alap shikraElang alap kalungElang alap malukuElang alap coklatElang alap kepala-kelabuElang alap niponElang alap halmaheraElang alap kelabuElang alap mantel-hitamElang alap meyerElang alap kecilElang alap eurasiaElang alap pucat-sosonokanElang alap dada-merahElang alap cinaElang alap tenggaraElang alap ekor-totolElang alap jambulElang alap besraRajawali ekor-bajiElang bonelliRajawali kuskusBaza jerdonBaza hitamBaza pasifikElang kelabuElang sayap-coklatElang mata putihElang buteoElang ular jari-pendekElang rawa katakElang rawa coklatElang rawa tutulElang rawa tanglingElang rawa timurElang rawa papuaRajawali totolElang tikusElang alap bahu coklatNasar himalayaElang laut perut-putihElang bondolElang siulRajawali papuaElang ekor-panjangElang setiwelElang kecilElang ikan kecilElang ikan kepala-kelabuElang hitamElang perut-karatElang kelelawarElang alap doriaElang pariaElang gunungElang jawaElang brontokElang FloresElang SulawesiElang wallaceElang tiramSikep madu SulawesiSikep madu AsiaElang ular bidoElang ular kinabaluElang ular Sulawesi Aegithalidae Kelompok burung kecil berekor panjangCerecet Jawa Alcedinidae Kelompok burung berukuran kecil hingga sedangCekakak hutan kepala-hitamCekakak hutan melayuCekakak hutan tunggir-hijauCekakak hutan dada-sisikRaja udang kalung-biru jawaRaja udang kalung-biru sumateraCekakak tunggir-putihRaja udang sangiheKukabura aruCekakak pita numforCekakak pita kofiauCekakak pita biakCekakak kalung-coklatCekakak talaudCekakak murungCekakak lazuliCekakak pantai Anatidae Keluarga burung airBoha wasurMentok rimbaTrutu hijauItik gunung Apodidae Burung waletWalet gunungWalet raksasa Ardeidae Kelompok burung bangauCangak besarCangak lautBlekok CinaKuntul CinaKuntul AustraliaKuntul belangKowak JepangKowak melayuBambangan coklatBambangan hitamKowakmalam merahBambangan rimba Bucerotidae RangkongEnggang klihinganKangkareng perut-putihKangkareng hitamEnggang jambulEnggang papanEnggang culaJulang jambul-hitamKangkareng SulawesiRangkong gadingJulang SulawesiJulang SumbaJulang IrianJulang emas BurhinidaeWili-wili semakWili-wili besar Cacatuidae KakaktuaKakatua putihKakatua kokiKakatua tanimbarKakatua malukuKakatua rawaKakatua jambul-kuningKakatua raja CapitonidaeTakur ampis-kalimantanTakur ampis-sumateraTakur tohtorTakur gedangTakur butututTakur leher-hitamTakur topi-merah Caprimulgidae Cabak kolongTaktarau iblis Casuariidae KasuariKasuari kerdilKasuari gelambir-gandaKasuari gelambir-tunggal Chloropseidae Burung daunCica daun dahi-emasCica daun sayap-biruCica daun sayap-biru kalimantanCica daun sayap-biru sumateraCica daun kecilCica daun besarCica daun Sumatera Cnemophilidae CendrawasihCenderawasih loriaCenderawasih jambulCenderawasih sutera Columbidae MerpatiJunai emasMerpati hutan perakDelimukan wetarMambruk ubiaatMambruk selatanMambruk victoria Corvidae Keluarga gagakEkek layonganEkek gelingGagak FloresGagak kepala-coklatGagak orruGagak rumahGagak kelabuGagak SulawesiGagak banggaiGagak hHalmaheraTangkar centrongTangkar uli kalimantanTangkar uli sumatera Laridae Keluarga burung lautCamar angguk hitamCamar angguk coklatDara laut kumisDara laut sayap-putihDara laut tiramDara laut putihDara laut caspiaCamar kepala-coklatCamar baltikCamar perakCamar kepala-hitamCamar punggung-abuDara laut aleutianDara laut batuDara laut sayap-hitam MegapodiidaeMaleo gunungMaleo waigeoGosong malukuMaleo senkaworGosong sulaGosong PilipinaGosong PapuaGosong forstenGosong kelam Nectariniidae Burung MaduBurung madu sangiheBurung madu JawaBurung madu sepah-rajaBurung madu leher-merahBurung madu Sumba Paradisaeidae CendrawasihParuh sabit paruh-putihParuh sabit kuri-kuriParuh sabit coklatToowa cemerlangCendrawasih kerahCenderawasih gagak-obiCendrawasih gagakManukodia kilapManukodia leher-keritingManukodia jobiParadigalla ibinimiParadigalla ekor-panjangCendrawasih besarCendrawasih kecilCendrawasih merahParotia fojaParotia carola Pittidae Burung pengicauPaok mopo-amboynaPaok mopo-sultanPaok kepala-biruPaok sintauPaok schneiderPaok pancawarna-jawaPaok pancawarna-sumateraPaok pancawarna-kalimantanPaok laus Procelariidae Burung lautPengguntinglaut PasifikPetrel bulwerPetrel HindiaPengguntinglaut belangPetrel tanjung Psittacidae Burung beoNuri coklatNuri aruPerkici josephinaPerkici garisPerkici PapuaPerkici dagu-merahPerkici punggung-hitamSerindit sulaSerindit SulawesiKasturi tengkuk-unguKasturi TernateKasturi kepala-hitamNuri-macan berbiruBetet biasaBetet ekor-panjangNuri-ara muka-merah PtilonorhynchidaeBurung kucing tutulNamdur dahi-emasNamdur polosNamdur jambul-emas Scolopacidae Burung pantaiGajahan erasiaGajahan timurGajahan kecilGajahan penggalaBerkikgunung sulawesiBerkikgunung malukuBerkikgunung papuaBerkikgunung merahTrinil tutulTrinil kaki-kuning Sturnidae JalakJalak putih-sayap hitamJalak putih – punggung abuJalak putih – tunggir abu ThreskiornithidaeIbis sendok rajaIbis rokorokoIbis karauIbis cucukbesiIbis Papua Amphibi Bufonidae KodokKodok merah Reptil Chelidae Beberapa keluarga kura-kuraKura-kura roteKura-kura Papua leher panjang Cheloniidae Penyu lautPenyu bromoPenyu hijauPenyu sisikPenyu lekangPenyu pipih Crocodilidae BuayaBuaya irianBuaya muaraBuaya siamBuaya sinyulong Varanidae Keluarga biawakBiawak RoteBiawak aruBiawak waigeoBiawak MalukuBiawak Komodo Ikan Dasyatidae PariPari sungai tutulPari sungai raksasaPari sungai pinggir putihPari kai LatimeridaeIkan raja laut Notopteridae BelidaBelida BorneoBelida SumatraBelida lopisBelida Jawa Pristidae Ikan gergajiPari gergaji lancipPari gergaji kerdilPari gergaji gigi besarPari gergaji hijau Serangga Nymphalidae Keluarga kupu-kupu besarkupu-kupu bidadari Papilonidae Kupu-kupuKupu-kupu sayap burung obiKupu-kupu sayap burung chimaeraKupu-kupu sayap burung wallaceKupu raja critonKupu-kupu raja cuneiferaKupu-kupu raja talaudKupu-kupu raja haliphron Itu dia Toppers, daftar dari satwa yang dilindungi di Indonesia karena populasinya sudah semakin berkurang. Beberapa bahkan hanya tersisa kurang dari 100 ekor. Yuk bantu lindungi hewan-hewan ini agar anak cucu kita tetap bisa melihat keanekaragaman satwa di Indonesia! Temukan makanan kucing berkualitas dengan harga terjangkau di sini! Penulis Naura Az-Zahra
penyebab beberapa jenis hewan dilindungi oleh pemerintah adalah